Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Balita Tewas karena Tertinggal di Mobil saat Panas Ekstrem Landa Spanyol
ilustrasi termometer yang menunjukkan suhu panas (unsplash.com/Immo Wegmann)
  • Seorang balita dua tahun di Brión, Spanyol, meninggal setelah tertinggal di mobil saat suhu mencapai 38°C; ayahnya lupa menurunkannya karena terdistraksi panggilan telepon.
  • Dewan Kota Brión menetapkan dua hari berkabung dan menggelar hening cipta untuk mengenang korban, sementara polisi menyelidiki kasus dan keluarga mendapat pendampingan psikologis.
  • Badan meteorologi AEMET mencatat cuaca panas ekstrem datang lebih awal dari biasanya, menandakan dampak nyata krisis iklim yang membuat Spanyol semakin sering alami gelombang panas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Seorang anak perempuan berusia dua tahun di Spanyol meninggal dunia setelah ayahnya secara tidak sengaja meninggalkannya di dalam mobil. Insiden ini terjadi saat negara tersebut dilanda cuaca panas tidak biasa, dengan suhu mencapai 38 derajat Celsius di beberapa wilayah.

Dilansir dari The Guardian, balita tersebut mengalami henti jantung pada Rabu (20/5/2026) sore setelah terkurung di dalam mobil selama beberapa jam di kota Brión, wilayah Galicia. Sebelumnya, sang ayah mengantarkan anaknya yang lebih besar ke sekolah pada pagi hari dan berniat membawa balita tersebut ke tempat penitipan anak. Namun, panggilan telepon membuat pikirannya terdistraksi. Alih-alih menuju tempat penitipan, ia malah pergi bekerja dan meninggalkan anaknya di dalam mobil.

Ketika ibu korban datang menjemput putrinya di tempat penitipan anak sekitar pukul 15.00, ia diberi tahu bahwa sang anak tidak pernah di antar pagi itu. Setelah menyadari apa yang terjadi, kedua orang tua korban segera menghubungi layanan darurat. Balita tersebut kemudian dibawa ke pusat kesehatan di kota Bertamiráns yang berada tak jauh dari lokasi kejadian, di mana ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.

1. Dewan kota umumkan dua hari berkabung

ilustrasi cuaca panas (unsplash.com/Nick Fewings)

Dewan Kota Brión menetapkan dua hari berkabung resmi atas meninggalnya balita tersebut. Hening cipta selama 1 menit juga akan diadakan untuk mengenangnya pada Jumat (22/5/2026).

“Kami ingin menyampaikan belasungkawa terdalam dan seluruh dukungan kami kepada keluarga balita yang kehilangan nyawanya di Brión kemarin, serta kepada semua kerabat dan teman-temannya. Kami juga menyediakan seluruh sumber daya pemerintah kota yang mereka butuhkan di masa sulit ini,” kata dewan kota tersebut.

Insiden tersebut kini tengah diselidiki pihak kepolisian, sementara keluarga korban menerima pendampingan psikologis.

2. Cuaca panas datang lebih awal dari seharusnya

ilustrasi cuaca panas (unsplash.com/Albert Dehon)

Badan meteorologi negara, AEMET, mengatakan suhu yang sangat tinggi bisa mencapai 36-38 derajat Celsius di beberapa wilayah selatan negara itu. Dilansir dari Euro News, panas seperti ini biasanya terjadi pada Juli dan Agustus, bukan pada pertengahan Mei.

“Sepanjang Mei, kami mencatat periode suhu berkepanjangan yang berada di bawah normal. Kini yang terjadi justru kebalikannya, yakni periode suhu yang sangat tinggi untuk waktu seperti ini di hampir seluruh wilayah negara. Bahkan, beberapa hari berpotensi memecahkan rekor panas," kata badan tersebut.

AEMET menambahkan bahwa periode cuaca panas ini, meski belum memenuhi kriteria teknis untuk disebut gelombang panas, kemungkinan akan berlangsung hingga pertengahan pekan depan.

3. Spanyol termasuk negara Eropa yang paling terdampak krisis iklim

ilustrasi cuaca panas (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Spanyol, salah satu negara Eropa yang paling terdampak krisis iklim, telah mengalami peningkatan jumlah gelombang panas dan lonjakan besar kebakaran hutan dalam beberapa tahun terakhir. Menurut studi AEMET pada 2022, suhu 30 derajat Celsius di Spanyol dan Kepulauan Balearic rata-rata terjadi 20-40 hari lebih awal selama 71 tahun terakhir.

“Musim panas memakan musim semi. Apa yang terjadi saat ini sangat sesuai dengan situasi ketika planet menjadi lebih hangat,” kata juru bicara Aemet, Rubén del Campo, kepada El Pais. Ia menambahkan bahwa kenaikan suhu adalah konsekuensi langsung dan nyata dari perubahan iklim.

Spanyol mencatat suhu tertinggi sepanjang sejarah pada Agustus 2021. Saat itu, suhu di kota La Rambla, wilayah Andalusia dekat Córdoba, mencapai 47,6 derajat Celsius.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team