Kapal perang Amerika Serikat sedang berlayar di Selat Hormuz. (flickr.com/Official U.S. Navy via commons.wikimedia.org/Official U.S. Navy)
Hingga saat ini, AS masih melakukan operasi untuk membasmi semua ranjau Iran di Selat Hormuz. Terbaru, angkatan laut AS menyerang dua kapal milik Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) yang berupaya menebar ranjau di selat tersebut. Serangan itu dilakukan pada Senin (25/5/2026).
Dalam pernyataannya, Juru Bicara CENTCOM, Tim Hawkins, menyebut serangan itu merupakan “pertahanan diri”. Sebab, serangan itu bertujuan untuk melindungi pasukan AS dari bahaya ranjau yang ditebar Iran di Selat Hormuz.
“Pasukan AS melakukan serangan bela diri di Iran selatan hari ini untuk melindungi pasukan kami dari ancaman yang ditimbulkan oleh pasukan Iran. Komando Pusat AS terus membela pasukan kita sambil menahan diri selama gencatan senjata yang sedang berlangsung,” jelas Hawkins.