Jakarta, IDN Times - Belanja militer global mencapai rekor tertinggi 2,88 triliun dolar AS (sekitar Rp49.600 triliun) pada 2025. Angka ini naik 2,9 persen dari tahun sebelumnya akibat peningkatan rasa tidak aman dunia.
Menurut laporan Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) pada Senin (27/4/2026), Amerika Serikat (AS), China, dan Rusia menjadi penyumbang terbesar anggaran pertahanan tersebut. Ketiganya menghabiskan total 1,48 triliun dolar AS (sekitar Rp25.488 triliun) atau lebih dari setengah pengeluaran global.
