Jakarta, IDN Times - Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, menyebut Israel telah melanggar aturan gencatan senjata di Jalur Gaza. Tuduhan tersebut disampaikan dalam sebuah video yang dirilis pada Minggu (5/4/2026).
Dalam pernyataannya, Brigade Al-Qassam menjelaskan, tuduhan tersebut dilontarkan karena pasukan militer Israel (IDF) masih kerap melancarkan serangan ke Gaza meski sudah ada kesepakatan gencatan senjata. Oleh karena itu, Brigade Al-Qassam mendesak Israel untuk mematuhi aturan gencatan senjata yang kini sedang berlangsung di wilayah tersebut.
"Yang dibutuhkan adalah menekan Israel untuk memenuhi kewajibannya dalam fase pertama perjanjian gencatan senjata sebelum membahas fase kedua dan meminta pertanggungjawaban pemerintahan Amerika (Serikat). Apa yang tidak bisa direbut musuh (Israel) dari kita dengan tank dan pemusnahan, tidak akan bisa direbut melalui politik dan negosiasi," jelas Juru Bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubaida, seperti dilansir Anadolu Agency.
