Jakarta, IDN Times - Chad mengatakan akan merespons serangan dari Rapid Support Forces (RSF) Sudan yang menewaskan tujuh tentara. N’Djamena menyebut bahwa pemberontak Sudan sudah masuk ke dalam teritorinya tanpa izin.
“Anggota dari pemberontak RSF Sudan sudah masuk ke dalam teritori Chad secara ilegal. Mereka sudah terlibat dalam konflik internal di Sudan untuk melawan tentara pemerintah Sudan,” tutur Menteri Komunikasi Chad, Gassim Cherif Mahamat, dikutip dari APA News, Jumat (16/1/2026).
Tak hanya menewaskan tujuh tentara, serangan ini juga menyebabkan kerusakan material milik tentara Chad. Aksi ini disebut menjadi rentetan pelanggaran integritas teritorial dari RSF selama beberapa tahun terakhir.
