Jakarta, IDN Times - Pemerintah China secara resmi mengonfirmasi pemberlakuan kebijakan bebas visa bagi warga negara Kanada dan Inggris, pada Minggu (15/2/2026). Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat hubungan bilateral setelah kunjungan pemimpin kedua negara tersebut ke Beijing.
Kebijakan ini bertujuan untuk memulihkan konektivitas internasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi melalui kemudahan akses masuk bagi warga negara mitra.
Keputusan yang mulai berlaku efektif pada pertengahan Februari ini merupakan hasil tindak lanjut dari dialog konstruktif antara Presiden China, Xi Jinping, dengan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, serta Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, pada Januari lalu. Melalui kebijakan ini, China berupaya menciptakan lingkungan yang lebih terbuka bagi pertukaran bisnis dan budaya.
