Comscore Tracker

Kanada Saat Ini Hadapi Gelombang Ketiga COVID-19 Lebih Serius

Wilayah Ontario menjadi wilayah yang terparah di sana

Ottawa, IDN Times - Kanada saat ini sedang menghadapi gelombang ketiga COVID-19 yang lebih serius dibandingkan dua gelombang sebelumnya. Wilayah Ontario merupakan wilayah paling parah yang terinfeksi COVID-19 di negara tersebut. Bagaimana situasi di Kanada saat ini?

1. PM Kanada mengatakan warga Kanada perlu bertahan selama gelombang ketiga terjadi

Kanada Saat Ini Hadapi Gelombang Ketiga COVID-19 Lebih SeriusPerdana Menteri Kanada, Justin Trudeau. (Instagram.com/justinpjtrudeau)

Dilansir dari CNN, gelombang ketiga pandemi COVID-19 di Kanada saat ini menjadi lebih serius dibandingkan dua gelombang sebelumnya, karena rawat inap dan penerimaan perawatan kritis semakin melonjak serta peluncuran vaksin tidak mungkin mengubah keadaan selama beberapa pekan ke depan.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, mengatakan akhir pandemi sudah ada di depan mata tetapi belum sampai di sana serta dalam gelombang ketiga kali ini lebih serius dan perlu bertahan di sana selama beberapa minggu untuk memastikan bahwa kita dapat meratakan kurva itu, menurunkan angka-angka kasus lagi, dan untuk memberi kesempatan dalam memperoleh vaksin.

Situasi yang paling serius terjadi di Ontario, provinsi terpadat di Kanada, di mana para pejabat setempat mengatakan provinsi itu dekat dengan proyeksi skenario kasus terburuk dalam gelombang ketiga. Pada hari Jumat, 9 April 2021, waktu setempat, provinsi itu nyaris memecahkan rekor peningkatan kasus dalam seharian penuh serta telah menetapkan rekor pada minggu ini untuk penerimaan unit perawatan intensif terkait dengan COVID-19.

Di seluruh Kanada, pejabat kesehatan Kanada mengatakan penerimaan ICU naik lebih dari 20 persen pada pekan lalu saja karena semua provinsi terpadat di Kanada menghadapi gelombang ketiga yang lebih mengancam sistem perawatan kesehatan dibandingkan dua gelombang sebelumnya.

2. Para ahli menilai peluncuran vaksin yang lambat di Kanada telah gagal mengimbangi peningkatan eksponensial varian

Kanada Saat Ini Hadapi Gelombang Ketiga COVID-19 Lebih SeriusIlustrasi vaksin COVID-19. (Pixabay.com/HakanGERMAN)

Para ahli menilai peluncuran vaksin COVID-19 di Kanada yang lambat telah gagal untuk mengimbangi peningkatan eksponensial varian pada gelombang ketiga dan pelonggaran dini pembatasan telah menyebabkan peningkatan rawat inap serta kematian, bahkan di Kanada yang lebih muda. Seorang dokter ahli penyakit menular dari University of Alberta di Edmonton, Kanada, Dr, Leyla Asadi, mengatakan orang-orang berharap bisa mencapai garis finis serta membuat semua orang divaksinasi tanpa harus berurusan dengan gelombang lain serta sayangnya itu tidak terjadi.

Kanada merupakan negara satu-satunya di dunia dengan wabah signifikan dari 3 varian berbeda yang terjadi pada saat bersamaan dengan mengubah menjadi eksperimen raksasa di panggung dunia. Keberadaan varian baru COVID-19 dapat mengancam keefektifan vaksin. Kepala Petugas Kesehatan Masyarakat Kanada, Dr. Theresa Sam, mengatakan pertanyaan lain yang belum terjawab memiliki implikasi besar bagi kemampuan dalam mengendalikan gelombang ketiga adalah apakah varian seperti P1 menjadi ancaman keefektifan vaksin COVID-19.

Baca Juga: Kanada Tunda Suntikan Vaksin AstraZeneca

3. Jumlah kasus COVID-19 di Kanada sampai saat ini

Kanada Saat Ini Hadapi Gelombang Ketiga COVID-19 Lebih SeriusSuasana di sekitar wilayah Toronto, Kanada. (Pixabay.com/governmentlists)

Jumlah kasus COVID-19 sampai pada hari Jumat, 9 April 2021, waktu setempat telah mencapai angka 1.045.278 kasus dengan rincian 23.251 kasus berakhir meninggal dunia serta 954.017 kasus berakhir sembuh. Penambahan kasus di hari yang sama telah mencapai angka 9.255 kasus baru dengan rincian 40 kasus berakhir meninggal dunia. Dengan jumlah kasus tersebut, Kanada saat ini berada di urutan ke-23 jumlah kasus COVID-19 terbanyak di dunia.

Perdana Menteri negara bagian Ontario, Doug Ford, telah memberlakukan keadaan darurat ketiga di provinsi Ontario sejak pandemi COVID-19 pertama kali terjadi. Di luar provinsi Atlantik, Kanada, gelombang ketiga pandemi COVID-19 melanda rumah sakit di sebagian besar negara bagian tersebut. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Rabu, 7 April 2021, lalu Tam menggarisbawahi ancaman penyebaran varian baru serta menyebabkan lebih banyak infeksi dan penyakit parah, terutama di kalangan anak muda Kanada.

Baca Juga: Kanada Sepakat Gunakan Vaksin J&J

Christ Bastian Waruwu Photo Verified Writer Christ Bastian Waruwu

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya