Jakarta, IDN Times - Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) menyebut Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, memiliki orientasi seksual yang melenceng. Dalam laporannya kepada Presiden AS, Donald Trump, CIA menyebut Mojtaba adalah seorang gay.
Saat ditanya oleh awak media, Trump membenarkan laporan CIA soal Mojtaba yang disebut gay. Bahkan, ia mengatakan semua orang telah mengetahui hal tersebut sejak lama.
“Ya, mereka (CIA) mengatakan itu. Semua orang juga mengatakan hal yang sama,” jelas Trump dalam wawancara bersama Fox News pada Kamis (26/3/2026), seperti dikutip Jerusalem Post.
