kapal USS Iwo Jima milik Amerika Serikat. (U.S. Navy photo by Mass Communication Specialist 2nd Class Jason R. Zalasky, Public domain, via Wikimedia Commons)
AS mengerahkan hingga 150 pesawat tempur dari berbagai jenis untuk mendukung operasi ini. Armada tersebut mencakup jet tempur F-18, F-22, F-35, pesawat pengebom B-1, serta puluhan drone pengintai yang diluncurkan dari 20 pangkalan berbeda di Belahan Barat.
Pasukan penyerbu utama diterjunkan menggunakan helikopter MH-47 Chinook dan MH-60 Black Hawk dari Resimen Penerbangan Operasi Khusus ke-160. Armada helikopter ini terbang rendah sekitar 100 kaki di atas permukaan air untuk menghindari deteksi radar saat mendekati garis pantai Venezuela.
Untuk memaksimalkan elemen kejutan, AS melancarkan serangan siber yang memadamkan aliran listrik di sebagian besar wilayah Caracas tepat sebelum penyerbuan dimulai. Trump menyebut pemadaman lampu kota ini merupakan hasil dari keahlian khusus yang dimiliki militer AS.
Serangan udara pendukung juga dilancarkan untuk melumpuhkan sistem pertahanan udara Venezuela dan target militer di Pangkalan Udara La Carlota. Ledakan keras terdengar di berbagai titik ibu kota saat jet tempur AS membersihkan jalur bagi tim ekstraksi di darat.