Jakarta, IDN Times - Kolombia menginstruksikan penangkapan tujuh pemimpin pecahan FARC, Segunda Marquetalia. Keputusan ini menyusul dugaan keterlibatan pemimpin pemberontak itu terhadap pembunuhan eks calon presiden Miguel Uribe Turbay tahun lalu.
“Sebanyak tujuh pemimpin pemberontak Segunda Marquetalia masuk dalam buronan. Publik akan menerima hadiah jika bersedia memberikan informasi yang berujung pada penangkapan mereka,” ungkap Kepala Polisi Kolombia, William Rincon, dikutip dari EFE, Rabu (25/3/2026).
Insiden pembunuhan kepada Uribe Turbay terjadi pada Juni 2025. Cucu dari mantan Presiden Kolombia, Julio Cesar Turbay itu sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya tewas akibat luka tembak di kepala.
