Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pesawat Militer Kolombia Jatuh, 66 Orang Tewas

Pesawat Militer Kolombia Jatuh, 66 Orang Tewas
Ilustrasi kecelakaan pesawat. (pixabay.com/laloublue)
Intinya Sih
  • Pesawat militer C-130 Hercules Kolombia jatuh sesaat setelah lepas landas dari Puerto Leguizamo, menewaskan 66 orang dan melukai puluhan lainnya di wilayah perbatasan selatan negara itu.
  • Evakuasi korban berlangsung sulit karena lokasi jatuh berada di area hutan terpencil; sebagian besar korban merupakan tentara yang sedang menuju pos militer di wilayah Amazon.
  • Penyebab kecelakaan masih diselidiki, sementara pemerintah Kolombia menyampaikan duka mendalam dan menyoroti pentingnya modernisasi armada militer pasca tragedi ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kecelakaan pesawat militer Kolombia menelan korban jiwa dalam jumlah besar setelah pesawat jenis C-130 Hercules jatuh sesaat setelah lepas landas. Hingga Selasa (24/3/2026), jumlah korban tewas dilaporkan mencapai 66 orang, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Pesawat tersebut membawa total 125 orang, terdiri dari tentara dan awak, dalam penerbangan dari Puerto Leguizamo menuju wilayah Amazon. Insiden terjadi pada Senin (23/3/2026) pagi di kawasan perbatasan selatan Kolombia yang berbatasan dengan Ekuador dan Peru.

Lokasi jatuhnya pesawat berada di area hutan, menyulitkan proses evakuasi. Puing-puing pesawat ditemukan dalam kondisi terbakar, dengan asap masih membumbung dari lokasi kejadian.

Hingga kini, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Otoritas setempat menyatakan fokus utama saat ini adalah evakuasi korban serta penanganan korban selamat.

1. Korban tewas bertambah, evakuasi masih berlangsung

bendera Kolombia
ilustrasi bendera Kolombia (unsplash.com/Flavia Carpio)

Jumlah korban tewas dalam kecelakaan ini meningkat signifikan dari laporan awal. Sumber militer menyebutkan, dari total korban, 58 di antaranya adalah tentara, enam personel angkatan udara, dan dua petugas polisi.

Sebelumnya, Sekretaris Pemerintah Daerah Carlos Claros sempat menyampaikan bahwa korban tewas berjumlah 33 orang. Namun angka tersebut terus bertambah seiring proses evakuasi di lapangan.

Dilansir dari AFP, puluhan korban luka saat ini masih dalam penanganan tim medis. Upaya evakuasi dilakukan secara bertahap mengingat kondisi medan yang sulit dijangkau.

Gubernur Putumayo, Jhon Gabriel Molina, mengatakan kendala utama adalah lokasi bandara yang kecil dan akses terbatas. “Bandara itu kecil dan ada beberapa kesulitan,” ujarnya dalam sebuah video yang diunggah di Facebook.

2. Kronologi jatuhnya pesawat di wilayah konflik

Pesawat Militer Kolombia Jatuh, 66 Orang Tewas
Ilustrasi pesawat Hercules C-130J yang dipesan TNI Angkatan Udara dari Lockheed Martin, Amerika Serikat (www.lockheedmartin.com)

Pesawat C-130 Hercules itu dilaporkan jatuh tak lama setelah lepas landas dari Puerto Leguizamo. Wilayah tersebut merupakan daerah dengan aktivitas militer tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Militer Kolombia bersama Ekuador tengah melakukan operasi untuk menekan aktivitas kartel narkoba dan kelompok bersenjata di kawasan perbatasan.

Jenderal Carlos Fernando Silva Rueda menyatakan, terdapat 114 tentara dan 11 awak di dalam pesawat saat kejadian. Mereka sedang dalam perjalanan menuju pos terdepan di wilayah Amazon.

Rekaman yang dibagikan Presiden Gustavo Petro menunjukkan pesawat sempat berusaha menambah ketinggian sebelum akhirnya jatuh. Petro menyebut insiden ini sebagai “kecelakaan mengerikan”.

3. Penyebab kecelakaan masih diselidiki

Pesawat Militer Kolombia Jatuh, 66 Orang Tewas
ilustrasi bendera Kolombia (unsplash.com/ David Restrepo)

Menteri Pertahanan Kolombia Pedro Sanchez menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut. Ia menegaskan, penyebab kecelakaan masih belum dapat dipastikan.

“Ini adalah peristiwa yang sangat menyakitkan bagi negara. Semoga doa kita membawa sedikit penghiburan,” kata Sanchez.

Insiden ini kembali memicu perhatian terhadap keselamatan armada militer Kolombia. Presiden Petro juga menyinggung pentingnya modernisasi peralatan militer, meski tidak secara langsung mengaitkannya dengan kecelakaan ini.

Kecelakaan ini menjadi insiden kedua yang melibatkan pesawat C-130 Hercules di Amerika Selatan dalam waktu kurang dari satu bulan. Sebelumnya, pesawat militer Bolivia jenis serupa jatuh pada 27 Februari dan menewaskan sedikitnya 24 orang.

Padahal, pesawat C-130 Hercules dikenal luas sebagai pesawat andal yang mampu beroperasi di landasan darurat, sehingga banyak digunakan oleh militer di berbagai negara.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in News

See More