Jakarta, IDN Times - Jepang bersiap untuk menghidupkan kembali Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) terbesar di dunia setelah 15 tahun ditutup. Tokyo Electric Power Co (TEPCO) mengatakan, pengoperasian kembali pembangkit Kashiwazaki-Kariwa yang berada di provinsi Niigata akan dilakukan pada Rabu (21/1/2026) pukul 19.00 waktu setempat.
Kepercayaan Tokyo terhadap infrastruktur energi nuklir hancur usai tiga kali peleburan inti reaktor di Fukushima pada 2011, setelah gempa bumi dan tsunami dahsyat. Peristiwa itu menjadi kecelakaan nuklir terburuk di dunia sejak insiden Chernobyl. Jepang menutup seluruh 54 reaktornya menyusul peristiwa tersebut.
Mengutip Al Jazeera, Kashiwazaki-Kariwa adalah pembangkit ke-15 yang akan dihidupkan kembali dari 33 pembangkit yang dapat beroperasi. Hanya satu dari tujuh reaktor yang akan dihidupkan kembali pada Rabu. Ketika beroperasi penuh, pembangkit tersebut akan menghasilkan 8,2 gigawatt listrik yang cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik jutaan rumah tangga.
Negeri Sakura mengalihkan fokusnya kembali ke tenaga nuklir dengan tujuan memperkuat keamanan energi dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil. Gubernur provinsi Niigata telah memberi persetujuan pengoperasian kembali pembangkit Kashiwazaki-Kariwa pada bulan lalu, meskipun terdapat penolakan tajam masyarakat.
