Jakarta, IDN Times – Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi mengumumkan telah mencapai kesepakatan pasokan uranium dengan Australia. Uranium ini yang akan mendukung ambisi New Delhi memperluas pembangkit listrik tenaga nuklir.
Kesepakatan itu diumumkan Modi usai bertemu PM Australia Anthony Albanese dalam kunjungan resminya ke Canberra pada Kamis (9/7/2026). Menurut Modi, pasokan uranium dari Australia akan menjadi sumber bahan bakar penting bagi pengembangan energi bersih India.
India saat ini tengah berupaya meningkatkan kapasitas energi nuklir untuk memenuhi kebutuhan listrik yang terus melonjak di negara berpenduduk terbesar di dunia tersebut. Australia sendiri memiliki sekitar 28 persen cadangan uranium dunia, meski selama bertahun-tahun ekspor ke India terkendala hambatan hukum dan sensitivitas politik.
“Kami telah menandatangani kesepakatan penting mengenai energi nuklir. Kesepakatan ini akan membuka jalan bagi pasokan uranium dari Australia ke India dan memberikan dorongan baru bagi tujuan energi bersih kami,” kata Modi.
