tentara Hizbullah saat latihan militer (Tasnim News Agency, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)
Penolakan Shibani untuk pergi didukung oleh Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri, dan kelompok Hizbullah. Sumber diplomatik menyebutkan utusan Iran itu memilih bertahan sesuai dengan keinginan sekutu politiknya di dalam negeri.
Kelompok bersenjata Hizbullah mengecam perintah pengusiran karena dinilai ceroboh dan tercela. Mereka bahkan mengadakan demonstrasi di dekat kedutaan Iran untuk menunjukkan solidaritas.
Saat ini utusan Iran tersebut dilaporkan masih berada di dalam kompleks kedutaan besarnya di Beirut. Teheran dilaporkan telah menekan pemerintah Lebanon untuk membatalkan perintah pengusiran.
"Mengingat diskusi yang dilakukan oleh pihak-pihak Lebanon terkait dan kesimpulan yang dicapai, duta besar Iran akan melanjutkan pekerjaannya di Beirut dan masih hadir di sana," tutur Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, dilansir The Straits Times.