Jakarta, IDN Times - Mantan Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat, Robert Mueller, meninggal pada usia 81 tahun. Kabar wafatnya Mueller dikonfirmasi oleh firma hukum tempatnya pernah bekerja, WilmerHale, pada Sabtu waktu setempat.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kematian Mueller. Namun, laporan media sebelumnya menyebutkan Mueller diketahui mengidap penyakit parkinson.
Mueller dikenal sebagai sosok kunci dalam penyelidikan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 2016. Ia memimpin penyelidikan tersebut sebagai penasihat khusus setelah ditunjuk oleh Departemen Kehakiman.
Dalam pernyataannya, WilmerHale mengenang Mueller sebagai figur dengan integritas tinggi.
“Bob adalah pemimpin dan pelayan publik yang luar biasa serta pribadi dengan integritas tertinggi,” demikian pernyataan firma hukum tersebut.
