Jakarta, IDN Times - Ekuador mengakhiri 2025 dengan kelam imbas rekor baru kasus pembunuhan dalam sejarah negaranya. Dalam setahun terakhir, tercatat sudah ada hampir 9 ribu kasus pembunuhan di negara Amerika Selatan tersebut.
“Lonjakan kasus pembunuhan di Ekuador ini disebabkan oleh lonjakan kasus kekerasan internal geng kriminal dan perebutan teritori kekuasaan antara geng kriminal,” ungkap Komandan Polisi Ekuador, Pablo Davila, dikutip dari EFE, pada Rabu (31/12/2025).
Pekan lalu, Ekuador sudah menutup hampir seluruh perbatasan Peru dan Kolombia dengan alasan keamanan nasional. Keputusan ini untuk menurunkan kasus pembunuhan imbas aktivitas penyelundupan narkoba di Ekuador.
