Comscore Tracker

Dituduh Jadi Mata-Mata, Mahasiswa Inggris Dipenjara di Dubai

Mahasiwa Durham dihukum seumur hidup di Uni Emirat Arab

Abu Dhabi, Dubai, IDN Times - Seorang Mahasiswa Inggris dijatuhi hukuman seumur hidup di Uni Emirat Arab.

Matthew Hedges yang merupakan mahasiswa Durham University, ditangkap di Dubai pada 5 Mei lalu atas tuduhan "mata-mata".

Seperti dilansir BBC 21/11/18, menurut Koresponden Timur Tengah BBC, Paul Blake, wartawan media asing dilarang menghadiri sidang.

Aktivitas penelitian Hedges dianggap membahayakan keamanan militer, ekonomi, dan politik UEA

Dituduh Jadi Mata-Mata, Mahasiswa Inggris Dipenjara di Dubaibbc.com

Nikita Bernardi, juru bicara keluarga Hedges memberi keterangan, bahwa Hedges telah dijatuhi hukuman seumur hidup, setelah sidang dengan durasi lima menit.

Seperti dilansir CNN 21/11/18, Jaksa Agung UAE, Hamad Al Shamsi, telah mengumumkan pada 15 Oktober bahwa "seorang warga negara Inggris, telah dituduh memata-matai untuk dan atas nama Negara Asing, membahayakan keamanan militer, ekonomi dan politik UEA."

Al Shamsi menjelaskan bahwa Hedges telah memasuki Uni Emirat Arab tanpa "pelindung" peneliti akademis.

Menlu Inggris kecewa atas sikap hukum UEA

Dituduh Jadi Mata-Mata, Mahasiswa Inggris Dipenjara di Dubaiedition.cnn.com

Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt merasa kecewa dengan keputusan hukum tersebut.

"Keputusan hari ini bukanlah apa yang kami harapkan dari seorang teman dan mitra terpercaya Kerajaan Inggris dan bertentangan dengan jaminan sebelumnya," ungkap Hunt.

Dia menambahkan bahwa pemerintah telah berkomunikasi dengan pihak Hedges dan akan terus melakukan apapun untuk mendukungan.

Hedges melakukan penelitian terkait sipil-militer di Uni Emirat Arab

Dituduh Jadi Mata-Mata, Mahasiswa Inggris Dipenjara di DubaiDailymail.co.uk

Seperti yang diberitakan CNN 21/11/18, bahwa, Matthew Hedges, pria berusia 31 tahun itu pergi ke Uni Emirat Arab untuk kepentingan penelitian.

Hedges melakukan wawancara untuk tesisnya, yang berkaitan dengan hubungan sipil-militer di UEA

"Saya sungguh terkejut dan tak tahu harus berbuat apa. Matthew tak bersalah. Kantor Luar Negeri mengetahui hal ini dan telah menjelaskan kepada pihak UAE, bahwa Matthew bukanlah mata-mata. Kasus Matthew ini telah ditangani sejak awal, tanpa seorang pun yang menganggap ini serius." Ungkap Daniela Tejada, istri Matthew Hedges, dalam Euronews 21/11/18.

Baca Juga: 6 Film Tentang Agen Rahasia Ini Bikin Kamu Ingin Jadi Mata-mata

Phenomena Watcher Photo Verified Writer Phenomena Watcher

Men. Write like capture image. Rare information seeker.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya