Jakarta, IDN Times - Menteri Pertahanan Estonia, Hanno Pevkur mengatakan siap berdialog terkait cara membantu Amerika Serikat (AS) dalam mengamankan Selat Hormuz. Namun, ia mengaku tidak menerima permintaan dari AS.
“Ketika presiden mengatakan sesuatu, kemudian kami mau membukanya, setidaknya untuk berdiskusi dan memahami apa yang dapat kami lakukan bersama dalam mengatasi situasi ini,” terangnya, dikutip dari TVP World, Jumat (20/3/2026).
Sebelumnya, Lithuania mengaku bersedia membantu operasi militer AS di Iran. Vilnius bersedia membuka pangkalan militernya untuk kepentingan operasi AS di Timur Tengah.
