Jakarta, IDN Times - Founder Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal menyoroti menurunnya perhatian Indonesia terhadap kawasan Asia Tenggara di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai hal ini berpotensi merugikan posisi strategis Indonesia di kawasan.
Menurut Dino, terdapat persepsi kuat pemerintah saat ini lebih fokus pada panggung global dibandingkan kawasan ASEAN.
“Ada persepsi yang sangat kuat bahwa Presiden Prabowo jauh lebih tertarik pada panggung global ketimbang Asia Tenggara,” ujarnya dalam video yang diunggah FPCI, Minggu (12/4/2026).
Ia menilai, perubahan arah ini berbeda dengan tradisi diplomasi Indonesia sebelumnya yang selalu menempatkan ASEAN sebagai prioritas utama.
