Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan akan menginstruksikan lembaga terkait untuk menghapus Vietnam dari daftar pembatasan akses teknologi canggih AS. Pernyataan itu disampaikan saat bertemu langsung dengan pemimpin tertinggi Vietnam, To Lam, di Gedung Putih.
Menurut laman Government News Vietnam yang dikutip Sabtu (21/2/2026), “Donald Trump mengatakan ia akan menginstruksikan lembaga terkait untuk segera menghapus Vietnam dari daftar kontrol ekspor strategis.”
Pertemuan tersebut menjadi tatap muka pertama kedua pemimpin, setelah To Lam menghadiri pertemuan perdana Board of Peace (BoP) yang digagas Trump di Washington. Langkah ini muncul di tengah dinamika hubungan dagang kedua negara yang sempat diwarnai tarif tinggi dan negosiasi panjang.
