Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan keterlibatan Indonesia dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) di Gaza. Menurutnya, keterlibatan Indonesia tidak berkaitan dengan pengakuan terhadap Israel maupun agenda demiliterisasi.
“Karena ini kan bukan kaitannya dengan pengakuan untuk Israel, ada hubungan atau tidak. Ini adalah pasukan yang ditugaskan untuk, yang mendapatkan mandat untuk menjaga perdamaian,” kata Sugiono dalam jumpa pers yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (21/2/2026).
Ia menjelaskan, ISF merupakan pasukan multinasional yang bertugas menjaga situasi di lapangan, bukan untuk menjalankan operasi militer ofensif. Penegasan itu disampaikan di tengah sorotan atas keputusan Indonesia yang resmi dipercaya mengisi posisi wakil komandan ISF dalam KTT perdana Board of Peace (BoP) di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026).
