Apa Itu Pasukan ISF yang Diumumkan Board of Peace, RI Wakil Komandan!

- Indonesia resmi ditunjuk sebagai wakil komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Gaza, di bawah komando Mayor Jenderal AS Jasper Jeffers.
- ISF merupakan pasukan multinasional yang bertugas menjaga stabilitas Gaza, melatih aparat lokal, mengamankan perbatasan, serta melindungi warga sipil dan distribusi bantuan kemanusiaan.
- Pertemuan Board of Peace menetapkan pendanaan 17 miliar dolar AS untuk rekonstruksi Gaza dan pembentukan ISF beranggotakan 20.000 personel dari lima negara awal termasuk Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Indonesia resmi dipercaya mengisi posisi wakil komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Forces/ISF) di Gaza. Mayor Jenderal Angkatan Darat Amerika Serikat, Jasper Jeffers, yang ditunjuk sebagai Komandan ISF, menyatakan bahwa Indonesia telah menyetujui tawaran jabatan strategis tersebut.
Pengumuman itu disampaikan dalam KTT perdana Board of Peace (BoP) di US Institute of Peace, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026), di mana Jeffers menjelaskan bahwa ia telah menawarkan posisi wakil komandan kepada Indonesia dan tawaran tersebut diterima. Ia juga menyebut lima negara pertama yang berkomitmen mengirimkan pasukan untuk bertugas di ISF, yakni Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania.
1. Apa itu International Stabilization Force (ISF)?

Melansir Al Jazeera, ISF diproyeksikan sebagai pasukan multinasional yang akan ditempatkan di Gaza dengan mandat melatih aparat kepolisian, mengamankan perbatasan, menjaga stabilitas melalui dukungan terhadap demiliterisasi, serta melindungi warga sipil dan distribusi bantuan kemanusiaan, termasuk pengamanan jalur bantuan. Selain itu, pasukan ini juga dapat menjalankan tugas tambahan yang diperlukan demi menunjang pelaksanaan Rencana Komprehensif.
Secara garis besar, ISF akan mengambil alih sejumlah fungsi keamanan yang selama hampir dua dekade berada di bawah kendali Hamas. Sejak 2006, Hamas memerintah Jalur Gaza dan bertanggung jawab atas pengelolaan layanan sosial serta sistem keamanannya.
2. Siapa saja yang tergabung ke dalam ISF?

Pasukan tersebut terdiri dari sejumlah negara yang telah menyatakan komitmen awal untuk berpartisipasi dalam International Stabilization Forces (ISF). Lima negara pertama yang disebut bergabung adalah Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania.
Struktur komandonya dipimpin oleh Mayor Jenderal Angkatan Darat Amerika Serikat, Jasper Jeffers, sebagai komandan, dengan Indonesia mengisi posisi wakil komandan. Negara-negara lain masih berpotensi bergabung seiring pembentukan dan finalisasi mandat pasukan tersebut.
3. Komitmen dana miliaran dolar dan pembentukan ISF di Gaza

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi tuan rumah pertemuan perdana Board of Peace, di mana ia berkomitmen mengalokasikan dana sebesar 10 miliar dolar AS untuk rekonstruksi Gaza serta menyatakan bahwa sejumlah negara telah menjanjikan tambahan 7 miliar dolar AS, selain kontribusi pasukan untuk membentuk International Stabilization Force (ISF) yang ditargetkan berjumlah 20.000 personel.
Jenderal Jasper Jeffers menyampaikan bahwa pasukan ISF akan terlebih dahulu dikerahkan ke Rafah, sebelum kemudian disebar ke lima “sektor” berbeda di wilayah tersebut. Bagian paling krusial dari resolusi tersebut adalah pemberian otorisasi untuk membentuk Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) sementara di Gaza. ISF akan beroperasi di bawah komando terpadu, dengan struktur yang dapat diterima oleh Board of Peace (BoP), bekerja sama dengan Mesir dan Israel, namun tidak berada di bawah komando Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Mandat ISF mencakup dukungan terhadap proses demiliterisasi serta penghancuran infrastruktur teror, pengamanan wilayah perbatasan dengan Israel dan Mesir, perlindungan warga sipil serta operasi kemanusiaan, pelatihan bagi aparat kepolisian Palestina yang telah melalui proses verifikasi, pembukaan dan pengamanan koridor bantuan, serta membantu BoP dalam memantau pelaksanaan gencatan senjata, dilansir Jerusalem Center for Security and Foreign Affairs (JCFA).

















