Jakarta, IDN Times - Inggris menjatuhkan sanksi baru terhadap terhadap sejumlah pejabat Iran yang dianggap bertanggung jawab atas tindakan keras dalam unjuk rasa damai di negara tersebut pada Senin (2/2/2026). Sanksi kali ini menargetkan 10 individu, termasuk Menteri Dalam Negeri Eskandar Momeni.
Selain itu, ada pula kepala kepolisian provinsi Mohammad Reza Hashemifar dan Ahmed Amini, komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Mohammad Zamani, hakim Ahmad Darvish Goftar dan Mehdi Rasakhi, serta pengusaha Babak Zanjani. Sanksi tersebut mencakup pembekuan aset dan larangan perjalanan.
“Dalam beberapa pekan terakhir, rakyat Iran telah menunjukkan keberanian luar biasa di tengah kebrutalan dan penindasan hanya karena menggunakan hak mereka untuk berunjuk rasa secara damai. Laporan dan tayangan kekerasan yang mengejutkan dan disaksikan di seluruh dunia sungguh mengerikan,” kata Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper, dalam sebuah pernyataan, dikutip dari The New Arb.
