Serangan terbaru terjadi setelah Iran membalas serangan AS-Israel. Dilaporkan, serangan tersebut telah menghantam sejumlah aset di wilayah dengan kehadiran militer AS, termasuk di Bahrain, Qatar, UEA, Kuwait, dan Irak.
Di Dubai, kerusakan dilaporkan terjadi di bandara utama dan beberapa hotel mewah. Sementara itu, sebuah drone Iran jatuh di pangkalan RAF Inggris di Siprus. Akibatnya, Bandara Paphos, bandara sipil kedua di Siprus, dievakuasi setelah sebuah drone terlihat di wilayah udara.
Dalam pernyataan bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Friedrich Merz, Inggris menyatakan kesiapan untuk mengambil langkah-langkah untuk membela kepentingan mereka di Timur Tengah. Serta, sepakat untuk bekerja sama dengan AS dan sekutu dalam masalah ini.
"Kami akan mengambil langkah-langkah untuk membela kepentingan kami dan sekutu kami di kawasan ini, berpotensi melalui pengaktifan tindakan defensif yang diperlukan dan proporsional untuk menghancurkan kemampuan Iran menembakkan rudal dan drone ke sumbernya," demikian pernyataan bersama para pemimpin tersebut, dikutip dari The Guardian.
Menteri Healey menyebut rezim Iran sebagai sumber kejahatan. Ia menyatakan bahwa dunia tidak akan meratapi kematian pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang tewas dalam pengeboman baru-baru ini. Meski begitu, London menjaga jarak dari legalitas serangan Washington-Tel Aviv dan memilih fokus pada tindakan defensif.