Trump Lanjut Serang Iran, Bakal Dibantu Jerman, Inggris dan Prancis

- Presiden AS Donald Trump menegaskan operasi militer terhadap Iran akan terus berlanjut hingga semua tujuan tercapai, meski sudah menewaskan tiga tentara Amerika dan melukai lima lainnya.
- Trump menyebut operasi tersebut berjalan lebih cepat dari jadwal dan telah menewaskan pemimpin tertinggi Iran serta sejumlah pejabat penting, namun tidak menjelaskan tujuan spesifiknya.
- Prancis, Jerman, dan Inggris menyatakan siap mengambil langkah defensif untuk melindungi kepentingan mereka di Teluk setelah mengecam serangan rudal besar-besaran yang dilakukan Iran.
Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan operasi tempur melawan Iran akan terus berlanjut hingga ‘semua tujuan tercapai.’
Dalam sebuah video yang diunggah di Truth Social, Trump mengkonfirmasi tiga tentara AS tewas. Ia bahkan mengatakan, kemungkinan akan ada lebih banyak korban jiwa dari pihak Amerika.
“Kita memiliki tiga korban jiwa, tetapi kita memperkirakan akan ada korban jiwa. Tetapi pada akhirnya ini akan menjadi hal yang hebat bagi dunia,” kata Trump kepada NBC News, Senin (2/3/2026).
Sebelumnya, Pentagon mengumumkan tiga anggota militer AS yang tidak disebutkan namanya telah tewas dan lima lainnya terluka parah selama serangan militer terhadap Iran.
Trump mengatakan operasi tersebut, yang telah menewaskan pemimpin tertinggi Iran dan puluhan tokoh pemerintah dan militer lainnya, lebih cepat dari jadwal.
“Pejabat Iran dan AS sedang berbicara,” ujarnya, meskipun ia tidak memberikan rinciannya.
“Operasi tempur terus berlanjut saat ini dengan kekuatan penuh, dan akan terus berlanjut hingga semua tujuan kita tercapai. Kita memiliki tujuan yang sangat kuat,” lanjut Trump, tanpa menyebutkan tujuan spesifik apa pun.
Di sisi lain, Prancis, Jerman, dan Inggris mengatakan siap membela kepentingannya dan sekutu di Teluk jika perlu dengan mengambil tindakan defensif terhadap Iran.
“Para pemimpin ketiga negara terkejut dengan serangan rudal tanpa pandang bulu dan tidak proporsional yang diluncurkan oleh Iran terhadap negara-negara di kawasan itu, termasuk negara-negara yang tidak terlibat dalam operasi militer awal AS dan Israel,” kata pernyataan bersama tersebut.
“Kami akan mengambil langkah-langkah untuk membela kepentingan kami dan sekutu kami di kawasan itu, berpotensi melalui pengaktifan tindakan defensif yang diperlukan dan proporsional untuk menghancurkan kemampuan Iran untuk menembakkan rudal dan drone ke sumbernya,” tambah mereka.


















