Jakarta, IDN Times - Di sebuah apartemen yang hancur di Gaza, Duha Abu Yousef (24 tahun), duduk di atas kasur tipis sambil menggendong bayi yang baru dilahirkannya melalui prosedur Sectio Caesarea (SC) atau operasi sesar. Tindakan itu dilakukan setelah ia tiba di rumah sakit malam sebelumnya dalam kondisi anemia parah.
Awalnya, Abu Yousef berharap dapat menjalani persalinan normal. Namun, kekurangan gizi selama kehamilan akibat kelaparan berkepanjangan, membuat kondisinya memburuk.
"Selama hamil, saya tidak pernah makan daging, ayam, atau telur. Bahkan, suplemen nutrisi tidak ada," ujarnya kepada Al Jazeera.
Ia mengaku kerap mengalami pusing dan kelelahan ekstrem. Kondisi fisiknya yang lemah juga diperparah oleh trauma psikologis setelah kehilangan saudara laki-laki dan iparnya akibat serangan tank Israel. Alhasil, memaksa dokter mengambil tindakan bedah demi keselamatan bayi.
