Jakarta, IDN Times - Otoritas intelijen Amerika Serikat kembali merilis hasil penyelidikan rahasia terkait jumlah cadangan senjata yang dimiliki Iran pada Selasa (12/5/2026). Penyelidikan tersebut menemukan bahwa cadangan rudal Iran kini masih tersisa sangat banyak, yakni sebesar 70 persen.
Hasil penyelidikan ini membantah klaim Presiden Donald Trump soal cadangan senjata yang dimiliki Iran untuk berperang melawan AS. Sebab, beberapa waktu lalu, Trump mengklaim bahwa semua fasilitas persenjataan Iran sudah lenyap akibat diserang AS. Oleh karena itu, Trump mengklaim cadangan senjata Iran, termasuk cadangan rudal sudah habis tidak tersisa.
