citra satelit Selat Hormuz (MODIS Land Rapid Response Team, NASA GSFC, Public domain, via Wikimedia Commons)
PGSA memosisikan dirinya sebagai satu-satunya pihak berwenang yang berhak memberikan izin transit di Selat Hormuz. Kapal yang ingin melintas harus menyerahkan formulir Deklarasi Informasi Kapal secara lengkap via email.
Pemilik kapal nantinya juga akan menerima email dari pemerintah Iran mengenai panduan regulasi. Mereka wajib menyesuaikan seluruh prosedur operasional kapal dengan kerangka kerja PGSA untuk mendapat izin melintas.
Dilansir The Hill, PGSA mewajibkan setiap kapal untuk menyerahkan informasi mengenai nama kapal, asal, tujuan, jenis muatan, dan kebangsaan awak. Kebijakan ini selaras dengan seruan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei untuk membangun tatanan baru di kawasan
"Tatanan regional dan global baru berada di bawah strategi Iran yang kuat. Kita akan menggunakan pengaruh penutupan selat untuk mencapainya," kata Mojtaba Khamenei, dilansir CNN.