Jakarta, IDN Times - Militer Iran mengumumkan pembebasan kapal-kapal Irak dari pembatasan pelayaran di Selat Hormuz pada hari Sabtu (4/4/2026). Keputusan ini diumumkan oleh juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Ibrahim Zolfaqari.
Aturan pembatasan tetap berlaku bagi kapal-kapal milik Amerika Serikat (AS), Israel, dan sekutu mereka. Blokade ini bermula usai serangan AS dan Israel pada 28 Februari yang telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
