Jakarta, IDN Times – Israel dijadwalkan menjadi tuan rumah festival LGBTQ terbesar yang pernah berlangsung di kawasan Timur Tengah pada musim panas mendatang. Acara bernama Pride Land itu akan mengubah sebagian wilayah Gurun Yudea dekat Laut Mati menjadi Pride City (Kota Kebanggaan) sementara selama empat hari, dari Senin (1/6/2026) hingga Kamis (4/6/2026).
Aaron Cohen sebagai produser utama sekaligus penggagas menyatakan bahwa Pride Land dirancang bukan sekadar perayaan biasa. Ia menilai proyek ini menjadi yang paling besar di kawasan tersebut, dengan investasi jutaan dolar AS, pemesanan seluruh hotel selama empat hari, serta pembangunan kota sementara dari awal di area gurun.
“Ini adalah pengalaman yang hidup 24/7, dari kunjungan yang tenang hingga malam-malam kebanggaan, dengan lingkungan hidup yang penuh musik dan orang-orang,” ujar Cohen kepada Jerusalem Post.
