Jakarta, IDN Times - Militer Israel melancarkan serangan udara ke empat titik penyeberangan di perbatasan Suriah-Lebanon serta beberapa desa di Lebanon selatan pada Rabu (21/1/2026). Serangan ini mengakibatkan sedikitnya dua orang tewas dan melukai belasan warga sipil lainnya.
Pengeboman terjadi meskipun kesepakatan gencatan senjata yang disponsori Amerika Serikat (AS) telah berlaku sejak November 2024. Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat 19 orang terluka dalam serangan di kota Qanarit, termasuk jurnalis yang sedang meliput di lokasi.
