Jakarta, IDN Times - Israel dilaporkan telah menghancurkan lebih dari 1.500 rumah di wilayah Al Zeitoun, Kota Gaza, sejak melancarkan operasi darat di wilayah tersebut awal bulan ini.
Dilansir dari Anadolu, Mahmoud Bassal, juru bicara badan pertahanan sipil Gaza, mengatakan bahwa tidak ada lagi bangunan yang tersisa di bagian selatan wilayah tersebut. Militer Israel disebut menggunakan alat berat dan robot bermuatan bom, dengan sekitar tujuh lokasi diratakan setiap harinya.
Mereka juga menggunakan drone quadcopter untuk menjatuhkan bom di atap rumah-rumah warga. Akibat penghancuran itu, sekitar 80 persen warga Al Zeitoun terpaksa mengungsi ke wilayah barat dan utara Kota Gaza.