ilustrasi serangan drone Shahed-136 buatan Iran (Khamenei.ir, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)
Selama konflik berlangsung, Kementerian Pertahanan UEA mencatat Iran telah meluncurkan 550 rudal balistik dan jelajah ke wilayahnya. Dilansir Times of Israel, serangan rudal juga dibarengi dengan pengerahan lebih dari 2.200 pesawat nirawak (drone).
Jumlah ini menjadikan UEA sebagai negara yang paling banyak diserang dibandingkan target lainnya di kawasan tersebut. Iran sengaja menargetkan pusat keuangan di UEA demi menekan AS dengan mengancam ekonomi global.
Meski mayoritas proyektil berhasil dicegat, sebagian serangan tetap lolos dan menembus pertahanan negara teluk tersebut. Beberapa misil dilaporkan menghantam berbagai situs militer dan fasilitas sipil penting.
Fasilitas sipil yang terdampak serangan meliputi hotel mewah Burj Al Arab, pusat keuangan internasional, hingga bandara Dubai. Merespons serangan Iran, negara seperti Prancis, Inggris, Italia, dan Australia juga ikut menyumbang bantuan pertahanan untuk UEA.