Jakarta, IDN Times - Sebanyak tiga warga Palestina tewas dan enam lainnya terluka dalam serangan Israel di Jalur Gaza pada Minggu (25/1/2026). Insiden ini menandai pelanggaran baru terhadap perjanjian gencatan senjata yang disepakati pada Oktober 2025, yang didukung oleh Amerika Serikat (AS).
Sumber medis mengatakan pasukan Israel menewaskan 2 warga Palestina dalam serangan terpisah, satu di KhanYounis di Gaza selatan dan satu lagi di daerah Shujaiya-Tuffah di sebelah timur kota Gaza. Israel juga menyerang sebuah bangunan milik Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Jabalia, Gaza utara, dan melukai dua warga Palestina.
Sebelumnya, sebuah sumber medis melaporkan bahwa seorang laki-laki tewas akibat tembakan Israel di lingkungan Tuffah. Para saksi mengatakan pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah tenda-tenda yang menampung warga sipil pengungsi di lingkungan tersebut, yang menyebabkan korban jiwa, dilansir Anadolu Agency.
