Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Israel Pulangkan Jenazah Sandera Terakhir dari Gaza

ilustrasi bendera Israel. (unsplash.com/Taylor Brandon)
ilustrasi bendera Israel. (unsplash.com/Taylor Brandon)
Intinya sih...
  • Israel pulangkan jenazah sandera terakhir, Sersan Ran Gvili, dari Gaza.
  • Ran Gvili ditemukan di wilayah Garis Kuning, Trump sambut pemulangan jenazah sandera terakhir, Israel juga bebaskan tahanan Palestina.
  • Trump mengklaim keberhasilan diplomatik timnya dalam memfasilitasi negosiasi alot di Timur Tengah, fokus utama kini beralih pada implementasi fase kedua yang mencakup rekonstruksi Gaza dan pembentukan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF).
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Militer Israel (IDF) mengonfirmasi pemulangan jenazah sandera terakhir, Sersan Ran Gvili, dari sebuah pemakaman di dekat Kota Gaza. Operasi pada Senin (26/1/2026) ini mengakhiri pencarian panjang terhadap 251 orang yang diculik Hamas pada 7 Oktober 2023. Penemuan jasad polisi berusia 24 tahun tersebut sekaligus menandai momen bersejarah di mana tidak ada lagi warga Israel yang ditawan di Jalur Gaza, baik dalam kondisi hidup maupun meninggal, untuk pertama kalinya sejak 2014.

Pemulangan Gvili menjadi salah satu syarat bagi transisi ke fase kedua rencana perdamaian yang diusung Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Tel Aviv sebelumnya menolak melangkah ke tahap rekonstruksi dan demiliterisasi Gaza sebelum seluruh tawanan dikembalikan.

1. Ran Gvili ditemukan di wilayah Garis Kuning

pemandangan Jalur Gaza
pemandangan Jalur Gaza (unsplash.com/Emad El Byed)

Pasukan Pertahanan Israel melakukan penggalian di area pemakaman yang terletak di "Garis Kuning", zona batas wilayah yang masih dikendalikan pasukan Israel. Hamas melalui sayap militernya menyatakan telah memberikan seluruh detail informasi lokasi kepada mediator sebagai bukti komitmen terhadap perjanjian damai.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyambut kepulangan jenazah Gvili sebagai pencapaian luar biasa bagi negaranya. Ia menekankan pemerintahannya telah memenuhi janji untuk membawa pulang seluruh warga yang diculik tanpa terkecuali.

"Kami berjanji, dan saya berjanji, untuk membawa semua orang kembali. Kami membawa mereka semua kembali, sampai tawanan terakhir," ujar Netanyahu dalam pernyataan resminya, dilansir BBC.

Ayah mendiang, Itzik Gvili, memberikan salam perpisahan emosional di depan peti mati putranya yang tewas saat mempertahankan Kibbutz Alumim. Ia mengenang keberanian sang anak yang tetap memilih bertempur membela rekan-rekannya meski sedang dalam masa cuti medis akibat cedera bahu.

2. Trump sambut pemulangan jenazah sandera terakhir

Presiden AS, Donald Trump
Presiden AS, Donald Trump (The White House, Public domain, via Wikimedia Commons)

Trump segera merespons kabar tersebut dan mengklaim keberhasilan diplomatik timnya dalam memfasilitasi negosiasi alot di Timur Tengah. Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Trump memuji pemulangan 20 sandera hidup dan seluruh jenazah tersisa. Pejabat Gedung Putih juga mengapresiasi peran Qatar dan Turki yang dinilai sangat membantu dalam menekan Hamas.

“Jenazah sandera terakhir baru saja ditemukan di Gaza. Dengan demikian, semua 20 sandera yang masih hidup dan semua yang tewas berhasil dipulangkan! Kerja yang luar biasa! Kebanyakan orang menganggapnya sebagai hal yang mustahil. Selamat kepada tim juara saya yang hebat!!!” tulis Trump di Truth Social, dikutip CNN.

Sebelumnya, Kantor PM Israel menyatakan perbatasan Rafah segera dibuka setelah operasi pemulangan jenazah terakhir. Namun, akses penyeberangan vital ke Mesir ini hanya akan beroperasi terbatas bagi pejalan kaki dan tetap berada di bawah pengawasan ketat Israel dan Uni Eropa. Pembatasan ini diprediksi belum akan meredakan krisis pangan karena jalur komersial masih tertutup bagi truk bantuan skala besar.

Fokus utama kini beralih pada implementasi fase kedua yang mencakup rekonstruksi Gaza dan pembentukan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF). Netanyahu menegaskan prioritas tahap selanjutnya bukanlah sekadar pembangunan ulang, melainkan pelucutan senjata total Hamas.

3. Israel juga bebaskan tahanan Palestina

ilustrasi bendera Palestina. (unsplash.com/Moslem Danesh)
ilustrasi bendera Palestina. (unsplash.com/Moslem Danesh)

Ran Gvili merupakan satu dari total 251 orang yang disandera dalam serangan mendadak Hamas yang menewaskan sekitar 1.200 orang di wilayah Israel selatan dua tahun lalu. Sebagian besar sandera telah dibebaskan dalam berbagai kesepakatan pertukaran, sementara sebagian lainnya tewas akibat serangan udara Israel atau dibunuh dalam penawanan. Gelombang pemulangan terakhir melibatkan 20 sandera hidup dan 27 jenazah warga Israel serta warga asing sebelum akhirnya jasad Gvili ditemukan.

Sebagai bagian dari kesepakatan, Israel juga telah membebaskan tahanan Palestina dari berbagai penjara militer. Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Gaza Tengah melaporkan kedatangan sembilan tahanan Palestina yang baru saja dibebaskan melalui tim Palang Merah pada hari yang sama. Berdasarkan ketentuan rencana damai Trump, Israel juga menyetujui penyerahan 15 jenazah warga Palestina untuk setiap satu jenazah sandera yang dikembalikan dari Gaza.

Agresi militer Israel di Jalur Gaza telah mengakibatkan kehancuran dan korban jiwa sangat besar. Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas mencatat lebih dari 71.660 warga Palestina tewas akibat pengeboman dan pertempuran darat selama konflik berlangsung.

Meskipun ada gencatan senjata, pasukan Israel dilaporkan masih menewaskan hampir 500 warga Palestina sejak perjanjian berlaku. Kondisi kemanusiaan di lapangan masih buruk dengan laporan delapan anak meninggal akibat hipotermia karena kurangnya tempat berlindung yang layak.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in News

See More

Eks Menhut MS Kaban Soroti Bencana di RI: Ada Eksploitasi Alam Ugal-ugalan

28 Jan 2026, 05:03 WIBNews