Jakarta, IDN Times - Pasukan militer Israel (IDF) mengaku sudah menyerang 500 wilayah di Lebanon selama gencatan senjata berlangsung. IDF mengatakan, semua wilayah yang mereka serang terletak di Lebanon selatan.
Menurut IDF, Lebanon selatan tidak masuk dalam kesepakatan gencatan senjata. Oleh karena itu, mereka menganggap semua serangan yang dilakukan di wilayah tersebut tidak melanggar aturan gencatan senjata.
"Angka-angka ini menunjukkan bahwa tidak ada gencatan senjata di Lebanon selatan," bunyi pernyataan resmi IDF yang disiarkan di radio pada Selasa (5/5/2026), seperti dilansir Anadolu Agency.
