Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menginstruksikan perluasan invasi darat di wilayah Lebanon selatan pada Minggu (29/3/2026). Militer Israel bermaksud untuk memperbesar zona penyangga keamanan guna meredam ancaman tembakan rudal antitank ke permukiman di perbatasan.
Keputusan ini meningkatkan kekhawatiran dunia bahwa Israel akan meniru taktik bumi hangus seperti yang diterapkan di Gaza. Pasukan Israel dilaporkan terus bergerak maju menuju arah Sungai Litani yang berada sekitar 30 kilometer dari perbatasan utara.
"Kami bertekad untuk mengubah situasi di utara secara fundamental," ujar Netanyahu, dilansir The Straits Times.
