Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, pusat kesehatan Sheikh Radwan di Gaza utara diserang saat para orang tua sedang membawa anak ke tempat vaksinasi polio untuk menyelamatkan nyawa. Fasilitas itu berada di wilayah yang telah disepakati jeda kemanusiaan untuk mengizinkan vaksinasi.
"Tim WHO berada di lokasi tepat sebelum serangan hari Sabtu. Serangan ini, selama jeda kemanusiaan, membahayakan kesucian perlindungan kesehatan bagi anak-anak dan dapat menghalangi orang tua untuk membawa anak-anak mereka untuk vaksinasi," katanya, dikutip dari RFI.
Catherine Russell, direktur eksekutif Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) mengatakan, mobil pribadi seorang karyawan UNICEF, yang bekerja untuk kampanye vaksin polio diserang oleh drone quadcopter. Karyawan tersebut tidak terluka, tapi sangat terguncang.
Russell juga menyampaikan bahwa dalam waktu 48 jam sebelumnya lebih dari 50 anak dilaporkan tewas di kamp pengungsi Jabaliya, yang menjadi fokus operasi militer Israel selama bulan lalu. Dia menganggap serangan terbaru itu sebagai periode tergelap dari perang yang mengerikan ini.