Jakarta, IDN Times - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan, negara-negara tetangga tidak akan lagi menjadi sasaran, kecuali jika serangan berasal dari sana. Negara tetangga Iran terkena imbas serangan balasan, seiring perang yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel sejak sepekan lalu.
Serangan AS dan Israel memicu pembalasan berkelanjutan dari Teheran di seluruh Teluk dan sekitarnya, dan kini memasuki minggu kedua.
“Dewan kepemimpinan sementara Iran menyetujui mosi tersebut pada Jumat (6/3/2026),”kata Pezeshkian dalam pernyataannya, Sabtu (7/3/2026).
Dalam pernyataan yang disiarkan oleh media Iran, presiden juga meminta maaf kepada negara-negara tetangga atas serangan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
