Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi, dan Presiden Korea Selatan (Korsel), Lee Jae Myung, sepakat untuk meluncurkan kerangka kerja sama energi baru, guna memperkuat rantai pasokan dan ketahanan kawasan Indo-Pasifik.
Kesepakatan itu terjadi saat kedua pemimpin menggelar pertemuan puncak (KTT) pada Selasa (19/5/2026) di Andong, kota kelahiran presiden Korsel.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketegangan di Timur Tengah akibat konflik Israel-Amerika Serikat (AS) dengan Iran yang melumpuhkan jalur pelayaran Selat Hormuz. Mengingat kedua negara sangat bergantung pada impor minyak dari wilayah tersebut, pentingnya penguatan hubungan bilateral kini menjadi prioritas utama.