Jakarta, IDN Times – Populasi kelahiran luar negeri yang tinggal di Uni Eropa (UE) mencapai titik tertinggi baru sebanyak 64,2 juta orang pada 2025. Data yang dirilis pada Rabu (22/4/2026) ini mencatat kenaikan sekitar 2,1 juta dibandingkan tahun sebelumnya, berdasarkan laporan Pusat Penelitian dan Analisis Migrasi (CReAM) di Berlin, serta statistik dari Kantor Statistik Uni Eropa (Eurostat) dan Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR).
Kenaikan ini menunjukkan pertumbuhan sekitar 60 persen dalam 15 tahun terakhir, mengingat jumlah imigran pada 2010 berada di kisaran 40 juta orang. Yayasan Rockwool sebagai lembaga riset mendefinisikan imigran sebagai individu yang menetap di negara berbeda dari tempat asalnya.
“Uni Eropa adalah rumah bagi rekor jumlah penduduk kelahiran luar negeri, mencapai sekitar 64 juta pada tahun 2025,” menurut laporan Rockwool, dikutip Bernama.
