Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kanselir Jerman Desak 80 Persen Imigran Suriah Kembali ke Negaranya

Kanselir Jerman Desak 80 Persen Imigran Suriah Kembali ke Negaranya
Calon Kanselir Jerman, Friedrich Merz. (Olaf Kosinsky, CC BY-SA 3.0 , via Wikimedia Commons)
Intinya Sih
  • Kanselir Jerman Friedrich Merz meminta 80 persen dari sekitar 900 ribu imigran Suriah kembali ke negaranya dalam tiga tahun untuk membantu rekonstruksi pascaperang.
  • Presiden sementara Suriah Ahmed al-Sharaa mengucapkan terima kasih kepada Jerman atas penerimaan dan dukungan terhadap jutaan pengungsi Suriah selama konflik berlangsung.
  • Pemerintah Jerman menjanjikan bantuan lebih dari 200 juta euro atau sekitar Rp3,9 triliun untuk mendukung stabilitas dan masa depan Suriah yang inklusif bagi semua warganya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kanselir Jerman, Friedrich Merz, mengatakan bahwa 80 persen dari sekitar 900 ribu imigran Suriah harus pulang dalam 3 tahun ke depan. Menurutnya, warga Suriah dibutuhkan di negara asalnya untuk upaya rekonstruksi. 

“Warga Suriah yang berharap untuk tetap berada di Jerman dan sudah berintegrasi dengan sangat baik yang dapat bertahan di Jerman,” ungkapnya, dikutip dari DPA International, Rabu (1/4/2026).

Selama ini, Jerman sudah menjadi destinasi utama pengungsi Suriah yang melarikan diri dari perang sipil. Jerman menjadi negara yang menampung pengungsi Suriah terbanyak dibanding negara Uni Eropa (UE) lainnya. 

1. Minta Suriah prioritaskan pemulangan warganya

Merz mengatakan bahwa kedatangan Presiden sementara Suriah, Ahmed al-Sharaa, di Berlin untuk proses pemulangan pengungsi Suriah. Ia pun meminta Suriah untuk mendorong pemulangan warganya yang terlibat kasus kriminalitas di Jerman. 

“Kami sudah memiliki komunitas kecil di ini, tapi salah satu sudah membuat masalah. Warga Suriah yang melakukan tindak kriminalitas adalah yang kami harapkan masuk prioritas pemulangan,” terangnya. 

2. Al-Sharaa berterima kasih kepada Jerman

Dalam pertemuan ini, Al-Sharaa berterima kasih kepada Jerman yang bersedia menampung imigran Suriah. Ia mengaku tidak akan melupakan kebaikan Jerman untuk membuka pintu bagi warganya. 

“Kami tidak akan melupakan bagaimana Anda membuka pintu bagi 1 juta warga Suriah ketika mereka membutuhkan sementara semua pintu tertutup bagi mereka. Anda telah memberikan kami kesempatan untuk belajar, bekerja, dan membangun kehidupan baru bagi mereka,” katanya. 

3. Jerman berikan bantuan Rp3,9 triliun ke Suriah

Sementara itu, Merz mengatakan bahwa Jerman akan membantu lebih dari 200 juta euro (Rp3,9 triliun) untuk membantu stabilitas Suriah. Menurutnya, Jerman akan terus membantu Suriah untuk mencapai masa depan gemilang. 

Kanselir Jerman itu juga meminta Suriah untuk membuka ruang bagi seluruh warga di Suriah, terlepas dari agama, etnis, dan gender. Merz mendorong agar tidak ada lagi kekerasan terhadap minoritas di Suriah. 

Meskipun demikian, ratusan imigran Suriah menggelar demonstrasi atas kedatangan Al-Sharaa ke Berlin. Sebagian imigran Suriah mendukungnya dan sebagian menolak kedatangannya di Jerman. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina
Follow Us

Latest in News

See More