Jakarta, IDN Times - Kanselir Jerman, Friedrich Merz, mengatakan bahwa 80 persen dari sekitar 900 ribu imigran Suriah harus pulang dalam 3 tahun ke depan. Menurutnya, warga Suriah dibutuhkan di negara asalnya untuk upaya rekonstruksi.
“Warga Suriah yang berharap untuk tetap berada di Jerman dan sudah berintegrasi dengan sangat baik yang dapat bertahan di Jerman,” ungkapnya, dikutip dari DPA International, Rabu (1/4/2026).
Selama ini, Jerman sudah menjadi destinasi utama pengungsi Suriah yang melarikan diri dari perang sipil. Jerman menjadi negara yang menampung pengungsi Suriah terbanyak dibanding negara Uni Eropa (UE) lainnya.
