Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kebakaran di California AS, 17 Ribu Warga Diminta Mengungsi
Ilustrasi kebakaran hutan (freepik.com/freepik)
  • Lebih dari 17 ribu warga California Selatan dievakuasi akibat kebakaran lahan Sandy Fire yang meluas di Simi Valley, sekitar 48 kilometer dari Los Angeles.
  • Kebakaran diduga dipicu percikan api dari traktor saat pembersihan lahan; lebih dari 750 petugas dan helikopter dikerahkan menghadapi angin kencang serta medan curam.
  • Sandy Fire telah membakar sekitar 1.385 hektare lahan dengan kendali baru lima persen; pemerintah menerima bantuan FEMA dan meliburkan sekolah di wilayah terdampak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Lebih dari 17 ribu warga di California Selatan diminta untuk mengungsi pada Selasa (19/5/2026). Perintah evakuasi ini dikeluarkan setelah kebakaran lahan yang meluas akibat angin kencang mulai mendekati kawasan permukiman warga.

Kebakaran yang dinamakan "Sandy Fire" ini pertama kali terdeteksi pada Senin (18/5/2026) di area perbukitan Simi Valley. Lokasi titik api berada sekitar 48 kilometer di sebelah barat laut Kota Los Angeles.

1. Dugaan penyebab kebakaran akibat aktivitas pembersihan lahan

Sandy Fire dilaporkan sekitar pukul 10.30 waktu setempat di dekat Taman Sycamore, Simi Valley. Warga yang melapor ke nomor darurat 911 awalnya menduga asap tersebut berasal dari aktivitas memanggang daging atau barbeku.

Kepolisian Simi Valley menyatakan kebakaran ini diduga terjadi tanpa sengaja pada pagi hari akibat aktivitas pembersihan lahan. Sebuah traktor yang digunakan warga membentur batu, lalu memunculkan percikan api yang menyambar semak kering di sekitarnya. Sekitar 30 menit sebelum kebakaran membesar, warga tersebut telah melaporkan insiden benturan traktor itu kepada pihak berwenang.

"Ini adalah kebakaran terbesar yang kami hadapi pada musim kemarau tahun ini. Kami masih menunggu kondisi cuaca yang lebih mendukung proses pemadaman," kata Petugas Informasi Publik Dinas Pemadam Kebakaran Ventura County, Andy VanSciver.

2. 750 petugas pemadam kebakaran diturunkan

Lebih dari 750 petugas pemadam kebakaran diturunkan untuk menangani Sandy Fire. Upaya pemadaman dibantu oleh helikopter pembawa air yang beroperasi pada malam hari dengan mengambil pasokan air dari danau terdekat. Di saat yang sama, petugas di darat fokus membuat batas penahan api dengan buldoser agar api tidak merambat turun ke permukiman.

Kendala utama dalam proses pemadaman adalah angin kencang, banyaknya rumput kering, dan bentuk lereng yang curam. Perubahan arah angin sering kali memicu perubahan suhu serta kelembapan mendadak di lokasi, sehingga menyulitkan pergerakan tim di lapangan.

"Petugas memanfaatkan cuaca yang lebih dingin dan angin yang lebih pelan tadi malam untuk memadamkan api, sehingga sebaran api bisa ditekan semalaman," kata Juru Bicara Dinas Pemadam Kebakaran Ventura County, Andrew Dowd, dikutip dari KTVU.

3. Kebakaran telah menghanguskan sekitar 1.385 hektare lahan

Hingga Selasa (19/5/2026) pagi, kebakaran telah menghanguskan sekitar 1.385 hektare lahan, dan baru lima persen area yang berhasil dikendalikan petugas. Satu unit rumah milik sepasang pensiunan dipastikan terbakar akibat insiden ini.

Pemerintah Negara Bagian California telah menerima Bantuan Manajemen Kebakaran (FMAG) dari Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA). Bantuan tersebut menjamin pemerintah daerah mendapat penggantian 75 persen untuk biaya operasional pemadaman. Sebagai antisipasi lanjutan, sekolah di Simi Valley diliburkan, dan peringatan bahaya polusi udara dikeluarkan untuk wilayah Ventura serta Los Angeles.

"Bantuan ini memastikan para petugas memiliki dukungan yang cukup untuk terus melindungi nyawa dan tempat tinggal. Kami meminta warga terdampak untuk mematuhi arahan dari petugas setempat," kata Gubernur California, Gavin Newsom, dikutip dari The Independent.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team