Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan, Indonesia telah menerima undangan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Board of Peace (BoP) yang direncanakan berlangsung di Amerika Serikat pada Februari mendatang. Namun, hingga kini Presiden Republik Indonesia belum memutuskan apakah akan menghadiri pertemuan tingkat tinggi tersebut.
Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl Mulachela mengatakan keputusan terkait kehadiran Presiden masih dalam tahap pertimbangan, dan belum ada kepastian resmi.
KTT BoP perdana ini dijadwalkan membahas situasi di Gaza dan berpotensi dimanfaatkan untuk penggalangan dana pembangunan wilayah tersebut di tengah konflik yang masih berlangsung.
