Jakarta, IDN Times - Riset terbaru yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet Global Health pada Rabu (18/2/2026) mengungkap temuan mengejutkan mengenai korban jiwa di Gaza. Studi tersebut mengungkap jumlah korban tewas akibat kekerasan langsung telah melampaui 75.200 orang per 5 Januari 2025.
Temuan ini menunjukkan bahwa data resmi Kementerian Kesehatan Gaza selama ini justru merupakan perhitungan konservatif, bukan angka yang dilebih-lebihkan. Para peneliti menyimpulkan, jumlah korban sebenarnya sekitar 35 persen lebih tinggi dibandingkan laporan otoritas kesehatan setempat.
