ilustrasi negosiasi damai (pexels.com/Markus Winkler)
Menurut Pigott, negosiasi perdamaian antara Israel dan Lebanon pada Kamis dan Jumat berjalan sangat ”positif dan produktif”. Menurutnya, ini menunjukkan bahwa progres perdamaian antara Israel dan Lebanon berjalan mulus. Oleh karena itu, Pigott berharap negosiasi tersebut bisa menghasilkan perdamaian permanen antara kedua negara di kemudian hari.
“Kami berharap diskusi ini akan memajukan perdamaian abadi antara kedua negara, pengakuan penuh atas kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing, dan membangun keamanan sejati di sepanjang perbatasan bersama mereka,” ujar Pigott, seperti dilansir The Guardian.
Pigott menambahkan, negosiasi perdamaian antara Israel dan Lebanon masih akan berlanjut. Menurutnya, negosiasi Israel dan Lebanon bakal kembali digelar pada 2 sampai 3 Juni mendatang. Langkah ini bertujuan agar gencatan senjata yang sudah disepakati kedua negara bisa berubah menjadi kesepakatan perdamaian jangka panjang.