Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Korut Uji Coba Mesin Peluncur Rudal Baru, Ditinjau Kim Jong Un
potret mesin peluncur rudal (commons.wikimedia.org/颐园居)
  • Korea Utara menguji mesin peluncur rudal baru dengan daya dorong 2.500 kilonewton, disaksikan langsung oleh Kim Jong Un dan putrinya, tanpa rincian waktu serta lokasi uji coba.
  • Uji coba ini menjadi bagian dari strategi modernisasi kekuatan militer Korut untuk memperkuat kemampuan serangan jarak jauh dan meningkatkan simbol kekuatan strategis di kawasan Asia.
  • Korut terus gencar melakukan uji coba alutsista baru, termasuk tank tempur, sebagai upaya modernisasi sekaligus menunjukkan efek gertakan terhadap Korea Selatan dan sekutunya Amerika Serikat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pasukan militer Korea Utara (Korut) dilaporkan telah melakukan uji coba mesin peluncur rudal baru. Menurut laporan KCNA pada Minggu (29/3/2026), uji coba tersebut ditinjau langsung oleh Presiden Kim Jong Un dan putrinya, Kim Ju Ae. 

Tidak diketahui secara pasti kapan dan di mana uji coba itu dilakukan. KCNA juga tidak memberikan laporan mengenai hal tersebut. 

Mesin peluncur rudal yang diujicobakan kali ini dikabarkan punya daya luncur rudal sebesar 2.500 kilonewton. Mesin ini punya daya luncur rudal lebih tinggi daripada mesin-mesin peluncur rudal yang dimiliki Korut lainnya.   

1. Uji coba dilakukan sebagai bagian dari upaya pengembangan alutsista nasional

potret mesin peluncur rudal (pexels.com/Sergey Koznov)

Pada September 2025 lalu, Korut juga melakukan uji coba mesin peluncur rudal. Namun, mesin yang diujicoba saat itu hanya memiliki daya luncur sebesar 1.971 kilonewtons.

Menurut laporan KCNA, uji coba mesin peluncur rudal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengembangan alutsista nasional Korut. Selain itu, Presiden Kim mengatakan, uji coba tersebut juga merupakan bagian dari upaya modernisasi kekuatan militer nasional. 

"Mengembangkan mesin berdaya dorong tinggi seperti itu sesuai dengan strategi nasional dan tuntutan militer untuk memodernisasi kekuatan strategis," kata Kim, seperti dilansir CNA.

2. Korut akan menggunakan mesin peluncur roket baru untuk berperang

ilustrasi perang (pexels.com/Saifee Art)

Menurut pengamat, Korut akan menggunakan mesin baru tersebut untuk meluncurkan rudal ketika terjadi perang, terutama untuk melakukan serangan jarak jauh. Mesin tersebut akan menjadi simbol kekuatan militer Korut di Asia. 

“(Uji coba ini menggambarkan) tekad Korea Utara untuk memperoleh rudal yang mampu menyerang target di seluruh dunia,” kata seorang analis di Institut Unifikasi Nasional Korea, Dr. Hong Min, kepada AFP

"Mengingat peningkatan daya dorong maksimum, ini menunjukkan niatnya untuk memiliki ICBM dengan jangkauan serangan global dan kemampuan untuk mengalahkan sistem pertahanan rudal,” lanjutnya. 

3. Korut memang sedang gencar melakukan uji coba alutsista baru

potret kendaraan lapis baja (pexels.com/Aibek Skakov)

Saat ini, Korut memang sedang gencar melakukan uji coba alutsista baru. Pada 19 Maret 2026 lalu, misalnya, Korut menggelar uji coba sejumlah tank baru di pusat latihan Militer Pyongyang. Uji coba tersebut juga ditinjau langsung oleh Presiden Kim dan sang putri.

Selain sebagai upaya modernisasi militer, menurut pengamat, semua uji coba ini dilakukan untuk memberikan efek gertakan (deterrence effect) kepada Korea Selatan. Sebab, Korsel kerap melakukan latihan militer gabungan dengan Amerika Serikat. 

Korut tidak suka rival utamanya itu melakukan latihan militer dengan Negeri Paman Sam. Sebab, Kim menganggap latihan tersebut sebagai ancaman yang berbahaya bagi kedaulatan negara. Terlebih, Korsel dan AS merupakan penentang program senjata nuklir yang dimiliki Korut.  

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team