Putin Beri Selamat ke Kim Jong Un Usai Terpilih Jadi Presiden Korut

- Presiden Rusia Vladimir Putin memberi ucapan selamat kepada Kim Jong Un atas terpilihnya kembali sebagai Presiden Korea Utara dan menegaskan komitmen memperkuat hubungan kedua negara.
- Kim Jong Un kembali terpilih dalam Sidang Majelis Rakyat Tertinggi dengan perolehan suara 99,99 persen, menandai dimulainya masa jabatan ke-15 kepemimpinannya.
- Kim Jong Un telah memimpin Korea Utara sejak 2011 menggantikan ayahnya, dan kini mulai mempersiapkan putrinya Kim Ju Ae sebagai penerus dinasti kepemimpinan keluarga Kim.
Jakarta, IDN Times - Presiden Rusia, Vladimir Putin, memberi ucapan selamat kepada koleganya, Kim Jong Un, usai dirinya kembali terpilih menjadi presiden Korea Utara (Korut). Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Putin pada Senin (23/3/2026).
“Kepada Kamerad Kim Jong Un yang terhormat, terimalah ucapan selamat tulus saya atas terpilihnya kembali Anda sebagai Ketua Urusan Negara Republik Demokratik Rakyat Korea,” bunyi pernyataan resmi Putin, seperti dilansir Anadolu Agency.
1. Putin ingin mempererat hubungan dengan Korut

Dalam pernyataannya, Putin berkomitmen untuk terus menjaga hubungan dengan Korut di bawah kepemimpinan Kim. Sebab, Rusia dan Korut sudah menjadi sekutu setia sejak lama. Apalagi, kedua negara tersebut juga sama-sama punya program senjata nuklir.
“Di Rusia, kami sangat menghargai kontribusi pribadi Anda dalam memperkuat hubungan persahabatan dan aliansi antara negara kita. Tentu saja, kami akan melanjutkan kerja sama erat kami untuk lebih mengembangkan kemitraan strategis komprehensif antara Moskow dan Pyongyang,” tambah Putin.
2. Kim terpilih lagi menjadi presiden Korut usai meraih suara 99,99 persen

Sebagai informasi, Kim kembali terpilih menjadi presiden Korut dalam kongres Majelis Rakyat Tertinggi yang dihelat pada Minggu (22/3/2026). Kim terpilih lagi usai meraih perolehan suara dari parlemen sebesar 99,99 persen. Namun, sejumlah media sebelumnya menyebut Kim menang usai memperoleh 99,97 suara.
"Majelis Rakyat Tertinggi (SPA) DPRK memilih kembali Kamerad Kim Jong Un sebagai Presiden Urusan Negara Republik Demokratik Korea pada Sidang Pertama, kegiatan urusan negara pertama dari masa jabatan ke-15 pada 22 Maret 2026," bunyi laporan kantor berita KCNA.
3. Kim sudah menjadi presiden Korut sejak 2011

Kim sendiri sudah menjadi presiden Korut sejak 2011. Saat itu, ia terpilih untuk menggantikan sang ayah, Kim Jong Il, untuk menjadi pemimpin tertinggi Korut. Itu berarti, Kim kini sudah memimpin Korut selama kurang lebih 15 tahun.
Di Korut, seorang yang menjabat sebagai presiden memang selalu turun temurun. Sebab, di negara tersebut, yang berhak menjadi presiden hanya seorang yang berasal dari Dinasti Kim. Pada Februari lalu, Kim juga sudah menunjuk sang putri, Kim Ju Ae, untuk menjadi penggantinya suatu saat nanti.
Saat ini, Ju Ae masih berusia sekitar 13 tahun. Meski masih berusia belia, ia sudah sering menemani sang ayah untuk melakukan tugas-tugas kenegaraan. Ia juga sudah beberapa kali menemani Kim untuk meninjau uji coba rudal yang dilakukan oleh pasukan militer Korut.


















