Jakarta, IDN Times - Kawasan Asia Tenggara bersiap menghadapi dinamika global yang kian kompleks melalui forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48. Pertemuan ini dijadwalkan berlangsung di Cebu, Filipina, pada 7-8 Mei 2026.
KTT kali ini digelar di tengah meningkatnya tekanan geopolitik, khususnya akibat konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang berdampak langsung pada sektor energi dan pangan di kawasan.
Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, menyampaikan Presiden RI turut diundang untuk menghadiri sejumlah agenda utama dalam pertemuan tersebut.
Selain menjadi forum strategis bagi para pemimpin negara, KTT ASEAN juga diharapkan menghasilkan berbagai dokumen penting yang merespons tantangan global yang tengah dihadapi negara-negara anggota.
